Home » Article and Analysis » Obama-Merkel sepakat perlunya tindakan PBB terhadap Suriah » 728 views

Obama-Merkel sepakat perlunya tindakan PBB terhadap Suriah

Washington (ANTARA News) – Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Kanselir Jerman Angela Merkel dalam pembicaraan telepon Rabu sepakat perlunya “resolusi lebih tegas” Dewan Keamanan PBB terhadap Suriah, kata Gedung Putih.

Pembicaraan mereka terjadi di tengah meningkatnya jam-jam diplomasi diplomasi internasional sebelum batas waktu gencatan senjata ditetapkan oleh Kofi Annan, utusan khusus PBB-Liga Arab, untuk mengakhiri 13 bulan operasi kekerasan pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad terhadap pemberontak, yang telah menewaskan ribuan orang, lapor AFP.

“Presiden dan Kanselir berbagi keprihatinan bahwa pemerintah Assad tidak mematuhi ketentuan-ketentuan perjanjian yang dinegosiasikan oleh Kofi Annan dan terus terlibat dalam kebrutalan yang tidak dapat diterima terhadap rakyatnya sendiri,” kata pernyataan Gedung Putih.

“Mereka sepakat bahwa ini menekankan perlunya Dewan Keamanan PBB untuk bersama-sama mengambil tindakan lebih tegas.”

Suriah sebelumnya mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan operasi militer terhadap pemberontak pejuang pada Kamis.

Utusan PBB Kofi Annan mengatakan ia telah menerima janji tertulis dari Damaskus bahwa pasukan rezim itu akan menghentikan operasi mereka mulai dari subuh, asalkan mereka tidak diserang.

Tetapi pihak oposisi dan pemerintah-pemerintah asing mengatakan tidak ada tanda-tanda kepatuhan di lapangan yang dilakukan oleh rezim, pada saat pasukannya menggempur pusat-pusat protes dan menewaskan 14 warga sipil pada Rabu, kata para pemantau.

Obama dan Merkel juga menyatakan harapan bahwa Iran akan mengambil keuntungan dari pembicaraan di Turki dengan negara-negara kuat dunia yakni Inggris, China, Prancis, Jerman, Rusia dan

Amerika Serikat mulai Sabtu untuk mengatasi kekhawatiran tentang program nuklirnya.

“Mereka juga menegaskan kembali tekad bersama mereka untuk meningkatkan tekanan pada rezim Iran melalui sanksi-sanksi dan tindakan-tindakan lainnya jika Teheran tetap tidak menanggapi,” kata pernyataan Gedung Putih. (AK)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012